- SDM (human resurces) adalah : Individu-individu dalam organisasi yang memberikan sumbangan berharga pada pencapaian tujuan organisasi
- Manajemen SDM adalah Rangkaian aktivitas organisasi yang ditujukan untuk menarik, mengembangkan dan mempertahankan Karyawan yang ada guna mencapai tujuan organisasi.
- Perencanaan SDM adalah kegiatan yang secara sistematis memprediksi jumlah dan kualitas pekerja yang dibutuhkan oleh suatu organisasi
- Job description yaitu evaluasi sistematis terhadap tugas-tugas, lingkungan kerja, alat, bahan dan perlengkapan yang berkaitan dengan kinerja suatu pekerjaan
- Job specification yaitu merinci ketrampilan, kemampuan, dan pengalaman yang dibutuhkan untuk melakukan suatu pekerjaan secara efektif.
- Capability yaitu kemampuan nalar, cara berfikir sistematis dan kecerdasan seseorang
- Capacity yaitu kemampuan mengatasi masalah, menghadapi beban kerja tinggi (stress), menyelesaikan konflik,membuat prioritas kerja.
- Character yaitu watak, sikap,sopan santun atau cara mengendalikan emosi
- Credibility yaitu sikap dapat dipercaya, kokoh menjaga rahasia jabatan, dapat mengemban tugas yang paling berat sekalipun dengan baik.
- Creativity yaitu kreatif dalam menyelesaikan tugas, memiliki inisiatif dalam pengembangan ide dan penyelesaian masalah/tugas
- Compatibility yaitu kemampuan bekerjasama dengan orang lain
- Commitment yaitu kesungguhan dalam menyelesaikan tugas dan keinginan untuk memajukan organisasi
- Training adalah proses pengembangan kualitas SDM untuk lebih produktif sehingga menunjang pencapaian tujuan organisasi
- Talenta atau bakat adalah kemampuan sesorang untuk menghasilkan kinerja yang baik, yang muncul terus menerus, dan dibawah sejak lahir.
- Manajemen talenta “ talent managemen is the integrated process of ensuring that an organization has a continuous supply of highly productive individuals in the night job, at the right time”
- SDA (natural resources) meliputi semua input produktif alamiah yang bermanfaat berupa tanah, bangunan, hasil hutan, hasil laut yang digunakan dalam suatu proses produksi.
- Locus of control adalah: kepercayaan seseorang bahwa ia mampu mengendalikan lingkungan di sekitarnya.
- Self efficacy adalah: kepercayaan seseorang pada kekuatan diri dalam menjalankan tugas tertentu.
- Karakteristik kognitif adalah: merupakan factor yang mempengaruhi bagaimana seseorang berfikir dan membuat keputusan.
- Sasaran strategis adalah: sasaran jangka panjang yang langsung berasal dari pernyataan misi organisasi.
- Kompetensi manajerial adalah: kecakapan atau kemampuan seseorang yang dimiliki dengan mengikuti kursus,pelatihan,seminar,lokakarya dan belajar dari yang seseorang yang sudah ahli atau yang telah berpengalaman di bidang tertentu.
- Perencanaan adalah proses manajemen untuk menetapkan sasaran dan tujuan organisasi dan menentukan cara terbaik untuk mencapainya.
- Visi adalah suatu pandangan yang realistis atas masa depan yang didasarkan atas kondisi internal orgasnisasi
- Misi adalah pernyataan dari tujuan organisasi, sasaran dasar dan filsafat-filasafat dalam organisasi
- Analisis SWOT adalah analisis untuk mengetahui kekuatan, kelemahan, peluang dan tantangan yang dihadapi organisasi
- Decision-making skills adalah; ketrampilan dalam memecahkan masalah dan memilih tindakan terbaik bagi penyelesaian masalah tersebut.
- Conceptual skills adalah kemampuan berfikir secara abstrak, mendiagnosis, dan menganalisis situasi yang berbeda, serta melihat situasi pada masa mendatang
- Technical skills adalah: ketrampilan yang dibutuhkan untuk menjalankan tugas-tugas khusus.
- Time managemen skllis adalah ketrampilan yang bekaitan dengan penggunaan waktu secara produktif.
- Human Relations Skills adalah; ketrampilan untuk memahami dan bekerja sama dengan orang lain.
- Ketrampilan Teknologi Informasi adalah ketrampilan dalam mengambil keputusan untuk bias mengikuti perkembangan informasi agar tidak tertinggal dan dapat memenangkan persaingan.
- Corporate culture atau budaya perusahan adalah: identitas unik yang ada pada suatu organisasi, seperti pengalaman, kisah, kepercayaan, dan norma-norma bersama yang memberikan cirri pada suatu organisasi
- Kreativitas adalah sifat yang melekat pada diri seseorang yang mampu berimajinasi dan memiliki inisiatif dalam menghasilkan sesuatu produk atau jasa yang baru.
- Manajemen adalah Proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan dan pengawasan sumber daya organisasi untuk mencapai tujuan organisasi
Kewajiban dan Tanggung Jawab Posisi Manajerial
|
1. Supervisi : Memeperbaiki kinerja bawahan dengan bekerja
bersama mereka untuk menganalisis kekuatan dan kelemahan mereka, memeberikan
pelatihan,mengembangkan ketrampilan, merencanakan pekerjaan mereka, dan
menetapkan sasaran prestasi kerja.
2. Merencanakan
dan Mengorganisasi : merumuskan
rencana jangka pendek, melaksanakan proyek, dan menyususn anggaran, Mengevaluasi
struktur organisasi untuk menentukan alokasi dan penggunaan sumber daya
secara optimal,menerjemahkan rencana jangka panjang kedalam sasaran
operasional jangka pendek, mendukung dan mengembangkan kebijakan dan prosedu
operasional.
3. Pembuatan
Keputusan: Membuat keputusan bisnis
tanpa ragu dalam situasi yang tidak terstruktur;member kewenangan untuk
membuat penyimpangan kecil maupun besar terhadap prosedur yang telah
ditetapkan untuk memenuhi keadaan baru dan tidak biasa.
4. Memantau Indikator: Memantau kekuatan internal dan eksternal yang
dapat mempengaruhi perusahan, termasuk termasuk indicator tentang
kinerja,keuangan dan kekayaan perusahan,kondisi pasar,serta suasana
budaya,social dan politis.
5. Pengendalian: Mengembangkan rencana kerja dan perkiraan
biaya-waktu untuk memproduksi dan menyampaikan produk/jasa, menelusuri
produktivitas, memastikan kualitas produk atau efektivitas jasa, serta
menganalisis efektivitas operasional
6. Memberi
Penjelasan: menjawab pertanyaan dan
menggapi keluhan dari pihak luar, berkomunikasi dengan pihak luar untuk
memajukan hubungan perusahan; bernegosiasi dengan pihak luar;melakukan
kegiatan promosi untuk menetapkan atau membangun atau mempertahankan citra
perusahan; dan membuat orang lain percaya akan sudut pandang anda.
7. Mengkoordinasi : Mengkomunikasikan dengan orang lain
diperusahan dimana manajer tidak memiliki kendali langsung untuk berbagai
informasi, memenuhi rencana kerja yang telah dibuat sebelumnya, menyelesaikan
persoalan dan mencapai tujuan;mempertahankan hubungan kerja yang berjalan
lancar dengan teman, menangahi kesalahpahaman dan konflik diantara
individu-individu penting.
8. Konsultasi: Selalu mengikuti perkembangan teknologi yang
sedang terjadi dalam bidang tertentu, memperkenalkan teknik-teknik atau
teknologi baru kedalam organisasi, dan bertindak sebagai penasihat ahli,
konsultan atau troubleshooter
Bagi para menejer lainnya.
9. Mengatministrasikan: Melakukan aktivitas administrasi dasar, seperti mencari informasi
mengenai praktek serta prosedur perusahan, menganalisis informasi rutin,atau
menyelenggarakan arsip dan dokumen yang terperinci dan akurat.
|
Peran-Peran Manajerial
Peran manajerial berlaku bagi
setiap manajer namun kepentingan relatifnya dapat berbeda-beda bagi manajer
tertentu dengan menejer lainnya.
1. Peran Proforma
Pemimpin
2. Peran sebagai
Pemimpin
3. Peran sebagai
Penghubung
4. Peran sebagai
Pemantau
5. Peran sebagai
Disseminator (pembagi informasi)
6. Peran sebagai
Juru Bicara
7. Peran Sebagai
Wirausahawan
8. Peran sebagai
orang yang menangani kekacauan/gangguan
9. Peran sebagai
Pengalokasi sumber Daya
10. Peran sebagai Perunding
KEPEMIMPINAN
- Menurut Sarros dan Butchatsky (1996),”leadership is defined as the purposeful behavior of influencing others to contribute to a commonly agreed goal for the benefit of individual as well as the organization or common good” Menurut definisi tersebut, kepemimpinan dapat didefinisikan sebagai suatu perilaku dengan tujuan tertentu untuk mempengaruhi aktivitas para anggota kelompok untuk mencapai tujuan bersama yang dirancangkan untuk memberikan manfaat individu dan organisasi.
- Menurut Anderson (1988),”leadership means using power to influence the thoughts and actions of others in such a way that achieve high performance”
- Cattel merumuskan pemimpin sebagai “orang yang menciptakan perubahan yang paling efektif dalam kinerja kelompoknya”.
- Modern Dictionary of Sociology mengartikan pemimpin sebagai “seseorang yang menempati peranan sentral atau posisi dominan dan pengaruh suatu kelompok”. Jadi dapat dikatakan inti dari pengertian pemimpin adalah peranan kunci, dominasi, serta pengaruh.
- Stogdill, didefinisikan sebagai “proses mempengaruhi kegiatan kelompok dalam perumusan dan mencapai tujuan”
- Stogdill melakukan observasi dan akhirnya kepemimpinan didefinisikan berdasarkan ciri-ciri, perilaku, pengaruh, pola interaksi, hubungan peran dan posisi jabatan administratif.
Tabel dibawah ini memperlihatkan beberapa definisi
yang representatif yang sudah ada selama 50 tahun terakhir.
Definisi Kepemimpinan
|
1.
Kepemimpinan adalah “perilaku
individu…yang mengarahkan aktivitas kelompok untuk mencapai sasaran bersama”
(Hemphill & Coons, 1957, h.7)
2.
Kepemimpinan adalah “pengaruh
tambahan yang melebihi dan berada diatas kebutuhan mekanis dalam mengarahkan
organisasi secara rutin” (D. Katz & Kahn, 1978, h. 528)
3.
“Kepemimpinan dilaksanakan ketika
seseorang… memobilisasi… sumber daya institusional, politis, psikologis, dan
sumber-sumber lainnya untuk membangkitkan, melibatkan dan memenuhi motivasi
pengikutnya: (Burns, 1978, h. 18).
4.
Kepemimpinan adalah “proses
mempengaruhi aktivitas kelompok yang terorganisir untuk mencapai sasaran”
(Rauch & Behling, 1984. H. 46)
5.
Kepemimpinan adalah “proses
memberikan tujuan (arahan yang berarti) ke usaha kolektif, yang menyebabkan
adanya usaha yang dikeluarkan untuk mencapai tujuan” (Jacobs & Jaques,
1990, h. 281)
6.
Kepemimpinan adalah “kemampuan
untuk bertindak di luar budaya… untuk memulai proses perubahan evolusi agar
menjadi lebih adaptif” (E. H. Schein, 1992, h. 2)
7.
“Kepemimpinan adalah proses
untuk membuat orang memahami manfaat bekerja bersama orang lain, sehingga
mereka paham dan mau melakukannya” (Drath & Palus, 1994, h. 4)
8.
“Kepemimpinan adalah cara
mengartikulasi visi, mewujutkan nilai, dan menciptakan lingkungan guna
mencapai sesuatu” ( Richards & Eagel, 1986, h. 4)
9.
Kepemimpinan adalah “kemampuan
individu untuk mempengaruhi, memotivasi, dan membuat orang lain mampu
memberikan kontribusinya demi efektivitas dan keberhasilan organisasi…”
(House et. Al., 1999, h. 184).
|
Sebagian besar definisi kepemimpinan mencerminkan
asumsi bahwa kepemimpinan berkaitan dengan proses yang disengaja dari seseorang
untuk menekankan pengaruhnya yang kuat terhadap orang lain untuk membimbing,
membuat struktur, memfasilitasi aktifitas dan hubungan didalam kelompok atau
organisasi.
ORGANISASI
- Menurut ( Eddy soeryanto soegoto ) Organisasi adalah : pengelompokan orang secara terstruktur yang bekerja bersama untuk mencapai suatu tujuan.
- Menurut (Stephen P. Robbins-Timothy A. Judge) Organisasi adalah: sebuah unit social yang dikoordinasi secara sadar, terdiri atas dua orang atau lebih, dan berfungsi dalam suatu dasar yang relative terus menerus guna mencapai satu atau serangkaian tujuan bersama. Sedangkan pengorganisasian adalah proses yang meliputi penentuan tugas yang harus dikerjakan, siapa yang mengerjakan tugas tersebut, bagaimana tugas tersebut dikelompokan, siapa melapor kepada siapa, dan dimana keputusan-keputusan dibuat.
Nice Blog Mas Victor . . .
BalasHapusJadilah seorang Pemimpin, bukan hanya sebatas seorang manajer saja.
Mungkin itu kalimat yang sesuai untuk menggambarkan artikel mas viktor.
Keep fighting on your Article :)
terimakasih prof.. atas masukannya :)
Hapuswah asik..makasih infonya
BalasHapussama-sama bro.. terimakasih sudah berkunjung
Hapus